Lab Komputer Baru

SDN Ungaran I Yogyakarta akhirnya memiliki lab komputer sendiri. Lab ini sudah direncanakan sejak bertahun-tahun lalu, namun baru tahun 2009 ini terwujud. Perjuangan untuk memiliki lab ini tidak mudah. Ada baiknya diceritakan di sini.

Sebagian komputer (dari 30 unit) sedang dipasang

Sebagian komputer (dari 30 unit) sedang dipasang

Melalui berbagai rapat, Komite Sekolah, Pengelola Sekolah, dan Wali Murid kelas 1 hingga kelas 6, akhirnya disepakati untuk segera mewujudkan impian untuk memiliki lab komputer sendiri. Melalui rapat pula, diputuskan bahwa komputer yang dibeli harus memiliki reputasi yang cukup baik, antara lain merek yang sudah banyak dikenal oleh para orang tua, suppliernya harus memiliki service center sendiri, dan program-program yang diinstal memang pas untuk pendidikan di SD.

Akhirnya Komite memutuskan untuk membeli komputer berbentuk mini dan berlayar lebar bermerek HP (Hewlett Packard) dengan layar LCD wide berukuran 18 inci. Jumlah yang dibeli sebanyak 30 unit. Ruang yang disediakan ada di lantai 2. Karena selama ini ruang belum ber-AC, maka disiapkan dua buah AC dengan kapasitas masing-masing 1 PK. Karena ruangan masih kosong, maka juga harus dibeli meja kursi dan penyiapan jaringan listrik, tidak hanya untuk PC, tetapi juga untuk 30 komputer.

Saat ini ke-30 komputer belum tersebut belum terhubung ke dalam suatu jaringan, sehingga memang belum bisa dipakai untuk mengakses Internet. Bila diinginkan akses ke Internet, tentu harus segera dipasang kabel jaringan (sudah disiapkan tempatnya) dan harus dipilih penyedia jasa Internetnya. Untuk ini memang harus dihitung biaya-biaya lagi.

Diharapkan, mulai tahun 2009 ini siswa-siswa SDN Ungaran I Yogyakarta dapat belajar komputer dengan nyaman. Ada rencana dari Komite Sekolah untuk memberi pelatihan kepada Bapak dan Ibu Guru.

Kendala yang Dihadapi

Meskipun pengadaan lab komputer ini sudah dirapatkan beberapa kali (bahkan beberapa tahun), tetapi untuk mewujudkannya bukan perkara mudah. Beberapa kendala yang timbul adalah sebagai berikut.

  1. Seperti biasa di masyarakat kita, pada setiap rapat, tidak selalu dapat dihadiri oleh semua pihak yang diundang. Sayangnya, pada rapat-rapat berikutnya, ada peserta rapat yang minta dijelaskan mengapa pada rapat kemarin diputuskan ini dan itu (padahal hasil rapat selalu disebarkan secara tertulis kepada seluruh orang tua).
  2. Ada sebagian orang tua yang menganggap bahwa spesifikasi komputer yang dibeli sangat berlebihan, karena harddisknya sebesar 160 GB (sekarang mana ada harddisk lebih kecil dari itu?), prosesor grafisnya memakai nVidia yang hanya cocok untuk game (padahal prosesor nVidia banyak jenisnya dan untuk PC tidak bisa ditukar-tukar kan?), layarnya sedemikian lebar, harganya mengapa sampai Rp4 juta lebih, dan sebagainya.
  3. Karena pengadaan lab komputer ini murni keinginan Komite Sekolah, Pengelola Sekolah, dan Orang Tua Murid, maka biayanya juga disepakati menjadi tanggungjawab bersama. Ada beberapa orang tua yang menentang habis-habisan adanya iuran ini, dengan alasan sekarang sudah jamannya sekolah gratis, mengapa masih ada pungutan? (Bahkan acara kenaikan kelas yang oleh orang tua ingin dimeriahkan agar anak-anak terkesan, sehingga ada iuran Rp50.000 per anak, juga ada yang mengancam akan melaporkannya ke Dinas).

Namun berkat pemahaman sebagian besar peserta rapat –karena masih ada orang tua yang tidak berkenan dengan rencana ini—akhirnya lab komputer sudah terwujud juga.

Kini tinggal pemanfaatannya, yang masih memerlukan kerja sama yang baik antara berbagai pihak. Semoga saja lab komputer ini dapat memberi tambahan bekal kepada siswa-siswi SDN Ungaran I Yogyakarta agar lebih siap menghadapi era SITI (sistem informasi dan teknologi informasi).

Selamat ya…

3 Tanggapan ke “Lab Komputer Baru”

  1. tara angkatan '09 Berkata:

    yah…angkayan 2009 gak kedapetan pelajaran komputer deh! enak banget komputernya udah pake LCD….curang =[

  2. alumni '09 Berkata:

    wah , penak bgt ..
    Ati2 lho , ntar malah dbwt ngegame ..
    salam bwt guru2 ungaran 1 ! !

    dari :siswa PAWITIKRA

Tinggalkan Balasan